Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Jumat, 23 September 2016

Perjalanan ini telah panjang, Sayang



Perjalan waktu tidak pernah singkat, terlebih ditambah jarak yang membentang. Waktu terus berjalan, jarak pun tidak pernah menyusut, sedang rindu selalu beranak pinak dengan kurang ajarnya.

Kita telah tiba pada persimpangan. Perjalanan membutuhkan tujuan. Tujuan memerlukan kepastian. Bisakah kau pilih nasib?

Kecewa meluncur serupa kata-kata tanpa jeda, luka teramat dalam serupa makian tanpa belas. Kita tidak pernah tahu, apa nasib waktu.

Pada akhirnya, mungkin harus memilih jalan masing-masing pada persimpangan di sebuah perjalanan ini. Bukankah apa yang kita anggap baik tidak selamanya baik?

Atau,

mungkin bisa kita susun kembali rencana pertemuan. Merangkai serpihan-serpihan yang telah sama melukai diri masing-masing. Menyimpannya dalam sebuah kotak kedap tanpa perlu membukanya kembali.

Takdir telah menunggu kepastian. Layaknya rindu yang menagih penebusan.

Perjalanan ini telah panjang, Sayang.


♡fetihabsari♡


0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena