Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Selasa, 22 April 2014

Ada angan yang masih tertinggal dalam saku,
rindu-rindu ini pun masih memilihmu.
Kucoba meninggalkan jejak-jejak  pengharapan itu,
namun kenyataan tak semudah ingin.
Bisakah kita kembali melangkah bersama,
menyusun bait kata di puncak tertinggi,
bersanding bersama edelweis dalam pelukan yang abadi.

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena