Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Selasa, 25 Februari 2014

Rindu (part 2)

Ketika rindu tak lagi saling bertegur sapa,
maka hilang segenap rasa,
runtuh segala pertahanan,
tenggelam dalam kabut tak kasat mata.

Manik mata terpaku pada kalender,
menyelami tiap almanak yang berjalan maju,
selalu ada binar pengharapan,
pada almanak keberapa kita akan bertemu kembali?

memecah rindu dalam peluk,
membungkam sesak dalam kecup,
menyelamimu hingga dunia berhenti berputar,
dan tak ada kata pulang,
sebab aku telah pulang, pulang ke dalam sukmamu
merengkuh erat jiwa yang tak ingin lagi kulepas,
apakah kau berharap yang sama sepertiku?



@fetihabsari
Jakarta, 2014

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena