Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Sabtu, 04 Mei 2013

HILANG

Apakah kau akan menyalahkannya? Memaki dan merutuk pada senja?
Pencarian yang dinanti hilang begitu saja, jejaknya pun sudah di sapu hujan
Aku harus mencari kemana lagi?
Kini hanyalah tersisa kenangan yang memaksa memori untuk menghapus segalanya,
Namun nyatanya semua justru terputar kembali
Ya sudah hilang kebencian masa lalu, sekarang hanya ada lembaran baru
Lembaran baru yang tak jua muncul, kenangan tak dapat terhapus
Hilang sudah akalku kini merutuk pada masa lalu
Sulit, sungguh sulit menghilangkan sayatan di hati ini
Tak ada lagi yang bisa ku katakan, karena semua telah hilang tertelan oleh waktu
Waktu yang telah hilang bersamanya dan tak bisa kembali lagi, semua itu sia-sia
Ooh purnama, maukah kau memelukku?
Mendekapku dalam kehangatan sinarmu agar tak ku ingat lagi tentangnya yang telah hilang
Aku berharap purnama bisa menghilangkann bekas pelukannya,
Pelukannya yang penuh kenyamanan tak akan tergantikan
Semoga saja hilang tak berakhir pada hilangnya hati yang telah mati rasa akan cinta
Doa terus kupanjatkan,
Agar yang telah hilang bisa tenang dilain hati dan tak memikirkanku lagi


-02 Mei 2013-
By Feti Habsari & Irvan Fauzi
@fetihabsari and @penguasaID

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena