Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Sabtu, 06 April 2013

Forgetting On You

Melupakanmu yang tidak seharusnya ada di pikiran dan hatiku.
Melupakanmu yang pernah membuat hatiku tak menentu.
Melupakanmu, bagaimana caranya?
Seharusnya mudah melupakanmu,
Semudah hatiku menerima hadirmu di hidupku
Dan kemudian begitu hidup di hatiku.
Dengan kamu aku mudah menuliskan kisahku..
Tapi tanpa kamu akankah kisahku terhenti di situ?
Dibagian ketika kamu berlalu dan perlahan aku melupakanmu?
Ada rasa yang tak menentu saat aku putuskan untuk melupakanmu..
Ada rasa yang memanggil untuk berlari ke arahmu yang telah berlalu.
Tapi aku hanya bisa terdiam disini menatap punggungmu yang mulai pergi menjauh..
Kemudian aku putuskan untuk melupakanmu...
Aku tak sanggup atau tak ingin berlari memintamu kembali, entahlah.
Aku lebih memilih duduk disini menata hati,
Yang terbelah dan berharap di jemput oleh cinta yang indah.
Bayang dirimu telah berlalu.
Kini saatnya aku maju.
Melanjutkan hidupku tanpa kamu.
Terimakasih kamu telah menjadi bagian dari kisahku.
Terimakasih kamu pernah menjadi inspirasi dalam tulisanku.

Sampai jumpa kamu yang telah berlalu, akankah suatu hari kita bisa bertemu?  (lagi)

*Buat kamu yang ingin melupakan (bukan berarti menghilangkan) karena kenangan akan selalu tergambar dalam angan*

By @RizkaniaDR

*Post in my blog @fetihabsari

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena