Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Jumat, 17 Juni 2016

Totto Chan - Gadis Cilik di Jendela



Totto Chan - Gadis Cilik di Jendela, adalah sebuah kisah nyata perihal Sekolah Tomoe dan Sosaku Kobayashi yang ditulis oleh Tetsuko Kuroyanagi, si gadis kecil Totto Chan.

Totto Chan, seorang gadis kecil yang manis, yang dikeluarkan dari sekolahnya karena dianggap sangat nakal. Ibunya tidak pernah memarahi dan membuatnya tertekan. Ibunya mengerti, bahwa Totto Chan tidaklah nakal, hanya membutuhkan lingkungan yang sesuai.

Di Sekolah Tomoe Gakuen yang dibangun dari beberapa gerbong kereta api yang sudah tidak terpakai lagi inilah Totto Chan menemukan dunianya, dunia anak-anak yang tanpa terikat kebebasannya. Totto Chan langsung jatuh cinta pada sekolah ini ketika ia di bawa oleh mamanya ke seoklah ini.

Sekolah Tomoe merupakan sekolah yang sistem pengajarannya sungguh berbeda jauh dari sekolah konvensional lainnya. Di sekolah ini murid-murid dibebaskan untuk memilih urutan pelajaran dimulai dari yang mereka sukai dulu. Ada yang menggambar, membaca, olah raga, pelajaran fisika, tanaman, dan lain-lain. Pelajaran akan dimulai pada pagi hari. Siang hari, setelah makan siang bersama, waktu digunakan untuk jalan-jalan, menyanyi, menari, atau mendengarkan cerita-cerita Kepala Sekolah.

Sekolah yang hanya memiliki siswa paling banyak lima puluh orang anak dari kelas satu hingga kelas enamnya ini tidak begitu terpublikasi dan mendapat perhatian. Sekolah Dasar Tomoe didirikan dan dikelola sendiri oleh Mr Kobayashi, Seorang kepala sekolah yang sangat memahami dan mencintai anak-anak. Mr Kobayashi yakin, setiap anak dilahirkan dengan watak baik, yang dengan mudah bisa rusak karena lingkungan mereka atau karena pengaruh-pengaruh buruk orang dewasa. Mr. Kobayashi berusaha menemukan "watak baik" setiap anak dan mengembangkannya, agar anak-anak tumbuh menjadi orang dewasa dengan kepribadian yang khas.

Di sekolah Tomoe, Totto Chan berhasil menjadi anak yang baik dan manis. Totto Chan pandai menyesuaikan diri dengan orang lain semenjak menjadi siswa di sekolah ini.  Sekolah yang tidak pernah membedakan kecacatan anak ini pun mendidik para siswanya memiliki sifat bersahabat dan kekeluargaan yang erat pada siapa pun.

Kegiatan dan sistem lain dari pada yang lain, menerapkan hal-hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan dan dirasakan olah anak-anak, berhasil menarik minat anak-anak untuk menyelami dunianya dan mampu menampilkan kegemaran dan bakat-bakat yang dimiliki olah masing-masing anak.

Totto Chan nyatanya bisa tumbuh baik dan membanggakan dengan pengajaran dan didikan dari orang dan lingkungan yang tepat. Kisah nyata perihal sekolah dan sistem pengajaran yang diterapkan berbeda dari sekolah yang lain ini menagajarkan orang dewasa bahwa anak-anak akan terbentuk dari doktrin dan lingkungan sekitarnya.

Buku bacaan yang wajib dibaca oleh setiap orang dewasa terlebih orang tua dan tenaga pendidik. Buku bacaan yang juga cocok dibaca untuk anak-anak.

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena