Aku menulis, sebab aku tak sanggup berucap. Aku menulis sebab aku tak selalu didengar. Aku menulis, sebab aku ingin dikenang.

Kamis, 03 Oktober 2013

Cinta di Lembah Mandalawangi



Cinta di Lembah Mandalawangi
G.I.E


akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku

apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu.
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendalawangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat

apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu.
kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta.

0 komentar:

© Feti Habsari, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena